Selasa, 23 Mei 2017

Cause Life is the Journey



Hidup itu tidak selamanya Berjalan mulus sesuai Harapan ..

Sebab ..

Butuh Batu Kerikil tajam agar kita berhati-hati

Butuh Semak berduri agar selalu waspada

Butuh Persimpangan agar kita bisa lebih bijak dalam memilih



Butuh Petunjuk jalan agar memiliki harapan pasti tentang Arah masa depan



Semua yang kita rasakan baik/ buruk adalah apa yang harus kita terima


Rasakan ..
Resapi  ..
Nikmati  hidup ini selalu dengan Rasa Syukur kepada sang Pencipta semesta alam ALLAH SWT.

*+*

Minggu, 21 Mei 2017

Cerdasnya HABIB RIZIEQ


Cakeppp Nih Tulisan..... Oleh.Bayu Santoso 👍👍👍👍

Baca comment2 di kolom komentar tribunenews .com gw mo ketawa2..
ini gila apa goblok yaa mereka??..

Mereka comment soal habib mengadu/mengemis2 ke komisioner HAM PBB, Jenewa. Dalam banyak koment mereka ada yg bilang..

"menghina kafir, tapi mengadu ke kafir"..
"dasar habib ga tau malu, maki2 kafir, giliran mo ditangkep polisi..ngabur, eh..skrng malah ngemis2 ke kafir.."..dst.dst ..

Banyak makian ditujukkan ke habibina Riziek..
Hehehehe..kasihan yaa mereka yg mencaci maki habib..amat sangat ga faham masalah.

Mereka ga nyadar..kalo saat ini habib sedang "menyerang" langsung ke jantungnya kaum kafir.

Habib sedang melancarkan serangan balik MEMATIKAN!.

1. Masuk ke jantung-nya HAM Pusat!.

Selama ini yg teriak2 pake toa dgn volume mentok...soal HAM siapa???..

- ahok dipenjara, hakim melanggar HAM!!
 (loe kira menista keyakinan org laen kaga termasuk melanggar HAM?? mikir cumi!!)..

-warga kp. Aquarium, bukit duri dll digusur ahok..dihilangkan sumber penghasilan bapaknya dan anak2nya  kehilangan kesempatan sekolah..loe kaga teriak HAM???? !!!

-warga muslim yang dibantai dibunuh di thailand, poso, suriah dan belahanan bumi milik Allah lainnya kaga ada yg teriak soal HAM!!! Biadab loe ye!!!
___________

Nah!!..sekarang giliran Habibina..ngetes puuoolll komisioner HAM PBB ..!!! sekaligus nyuruh PBB mikiirr keras soal HAM yg bener..

Habib akan jelasin semuanya di Jenewa..soal HAM dan keadilan versi islam..dan akan jelasin soal duduk perkara sebenarnya yg terjadi di jakarta dan Indonesia pada umumnya.

(yg gw tau Habib itu kalo bertindak kaga nanggung.."sekali gerak, jutaan muslim terselamatkan"...kesempatan terbaik buat khotbahin para aktivis HAM pusat!!!..).

Moment ini adalah moment terbaik bagi ummat islam menyampaikan kepada seluruh komisioner HAM PBB..sekaligus menyadarkan apa itu Islam dan bagaimana Islam memandang HAM dan keadilan.
________

2. Habibina dengan sikap "diam"nya beliau saat ini sebenarnya adalah jawaban seluruh pertanyaan "institusi penegak hukum antek kafirun, munafikun dan fasiqun" (sorry gw kaga nyebut..antum juga udah pada tau lah yg dimaksud). Bahkan habibina memberikan kesempatan agar supaya mereka mikirr ulang dan segera bertobat!!..karena mereka banyak juga yg muslim.
__________

3. Habibina akan menggunakan tangan dan mulut komisioner HAM PBB untuk menjawab seluruh fitnahan yg mendera umat islam dan pribadinya..(dalam ilmu komunikasi..kesahihan sumber berita akan mempengaruhi sikap dan tindakan penerima informasi..ini sering disebut "kredibilitas sumber"). Jadi kalo komisionernya HAM PBB berhasil disadarkan oleh Habibina dan menyatakan bahwa ada salah satu institusi penegak hukum negeri ini melanggar HAM, maka harusnya para kaum "otak cetek" ikut nurut dan manut..juga..

INGAT..laporan soal HAM ke PBB bukan cuma kasus habib doank....reklamasi, sribintang pamungkas dan lain lainnya juga dah ngantri...cuy!..
__________

4. Habibina sedang menyadarkan kita semua bahwa melawan itu kudu pake ilmu, otak dan kecerdasan..bukan cuma pake "toa" doank..teriak teriak bawa senjata masuk bandara..ngandelin penegak hukum pro dia...beeeh cemeeen...

5. Habinina juga sedang mengingatkan kita
bahwa memfitnah itu bisa menghancurkan!!!..maka fitnah dalam islam masuk dalam kejahatan dosa besar. Balesannya ya tau sendiri lah!..

6. Habibina sedang "menyindir" sekaligus memberi pelajaran ke "petugas partai" pembenci umat islam tentang "menolak pemanggilan".

Dulu, mbok banteng.. juga menolak pernah dipanggil oleh KPK. Malahan partainya mengancam akan menggeruduk KPK jika KPK tetap memaksa memanggilnya"..
.(lah ini FPI kaga ada tuh yg ngancem2 pelokis..padahal kan habib bisa banget nyuruh laskar2nya ngelindungan beliau..)

Baca nih link beritanya..

 http://m.viva.co.id/berita/politik/205454-mega-dipanggil-kpk-pdip-keluarkan-instruksi

7. Habibina ingin melihat seberapa besar cinta kita terhadap agama..karena salah  satu dampak cinta agama akan berujung pada ukhuwah/persatuan..gw yakin ini adalah salahsatu langkah habib agar kita bersama sama berjalan menuju "imam yang satu diujung jaman" yg mungkin beberapa belas tahun ke depan akan segera muncul..

Wallahu a'llam..
inget ya sob..tetep mencari ilmu yg bener dan tetep istiqomah dijalan Allah..

Salam MCA
#KamiBersamaHRS

7 juta Dukungan Umat ISLAM kepada ULAMA HABIB RIZIEQ

*Luar Biasa Dukungan Umat Islam Untuk Habib Rizieq, "GERAKAN 7 JUTA STATUS" Mengguncang Sosial Media*


Jagad sosial media dipenuhi dukungan Umat Islam untuk Habib Rizieq dan Para Ulama.

Lewat "GERAKAN 7 JUTA STATUS", netizen muslim ramai-ramai membuat status berisi dukungan penuh mereka kepada Habib Rizieq dan Para Ulama yang kini tengah didzolimi.

"Kami Percaya Ulama,
Habib Rizieq Shihab,
Dan Mendukung Perjuangannya."

Demikian isi status dukungan Umat Islam yang bergema sangat massif di jejaring sosial media Facebook.

Tidak hanya di Facebook, di jejaring Twitter juga sangat marak dengan tagar #KamiBersamaHRS yang menjadi Trending Topik.

Masya Allah...
Umat Islam sekarang TAK LAGI HANYA DIAM "Nrimo" atas kedzoliman, tapi mereka sekarang SUDAH BANGKIT bergerak dalam gelombang dahsyat.

Makar musuh-musuh Islam untuk menjauhkan UMAT dari ULAMA dengan berbagai rekayasa dan fitnah keji TERBUKTI TAK MEMPAN.

Mereka kira fitnah terhadap ULAMA akan membuat UMAT lari menjauh.

Mereka kira UMAT bisa "dibodohi, dibohongi" pake chat-chatan macam-macam itu....

Semakin ULAMA didzolimi dengan segala rekayasa, semakin Tinggi Ghiroh UMAT ISLAM bangkit membela.

"GERAKAN 7 JUTA STATUS" ini sebagai deklarasi "UMAT AKAN SELALU BERSAMA ULAMA"....

Selasa, 16 Mei 2017

Fakta sejarah FPI

"Takbir .."

Front Pembela Islam (FPI) adalah organisasi yang didirikan tahun 1998 tak lama setelah Suharto turun dari jabatan Presiden RI. Pimpinan pertama FPI adalah Habib Muhammad Rizieq Shihab yang lebih dikenal dengan singkatan HRS.

Di tahun-tahun awal pendirian organisasi ini sangat kontroversial karena banyak melakukan berbagai aksi memerangi kemunkaran dengan cara menyerbu tempat-tempat maksiat, penjual minum keras, pengedar narkoba dengan menggunakan laskarnya yang dikenal dengan LPI (Laskar Pembela Islam).

Meskipun demikian FPI juga banyak melakukan berbagai aksi kemanusiaan, bukan hanya di Indonesia bahkan sampai ke Palestina. Ketika terjadi tsunami Aceh FPI adalah ormas pertama yang turun ke Aceh bahkan lebih cepat dari berbagai badan pemerintah seperti SAR dan PMI. FPI menurunkan sampai 3000 relawan yang mengumpulkan tujuh puluhan ribu jenazah untuk kemudian dikebumikan secara layak, disamping TNI yang berhasil mengevakuasi tigah puluhan ribu jenazah dan PMI yang mengevakuasi dua puluh lima ribu jenazah.

HRS bahkan berada di Aceh selama 4 bulan dan turun langsung ke lapangan dalam berbagai aksi evakuasi.  FPI berada di Aceh sampai selama setahun bekerja menyalurkan bantuan, rehabilitasi korban, dan membantu pembangunan infrastruktur yang rusak parah. Kepala Humas Polda Aceh Kombes Sayyid Husaini yang tewas karena tsunami ditemukan oleh relawan FPI meskipun media melaporkan ditemukan oleh warga, suatu manipulasi berita dan tak masuk akal ditemukan oleh warga yang juga menjadi korban.

FPI juga turun dalam berbagai musibah lainnya seperti gempa Padang dan banjir bandang Tasikmalaya.  Untuk banjir Jakarta sudah tak perlu diceritakan lagi, FPI membangun dapur umum dan juga melakukan evakuasi bagi masyarakat yang terkena dampak karena banjir.

Organisasi yang awalnya dianggap anarkis ini perlahan dan pasti dianggap menjadi malaikat penolong karena berbagai aktifitasnya yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.  Tuduhan FPI suka berlaku anarkis menjadi sirna setelah ternyata kemudian terbukti bahwa berbagai aksi itu dilakukan karena aparat keamanan tidak melakukan tindakan yang tegas. Aksi FPI itu juga sudah dilakukan melalui tahapan peringatan beberapa kali. Berbagai masalah sosial yang disebabkan oleh narkoba, minuman keras, dan sebagainya seperti kecelakaan yang terjadi dekat Gambir yang dilakukan pengendara yang dalam pengaruh narkoba semakin menunjukkan bahaya penyakit sosial yang coba diberantas oleh FPI.

Meskipun demikian suara-suara yang inginkan FPI bubar tetap ada.  Sepanjang pemerintahan SBY berulang kali upaya dilakukan untuk membubarkan FPI tapi selalu gagal. HRS juga berulang kali berkata jika FPI dibubarkan maka HRS akan kembali mendirikan FPI dengan nama yang berbeda.

Meskipun demikian kampanye-kampanye dan penggiringan opini bahwa FPI adalah organisasi anarkis sudah tak lagi laku dijual. FPI adalah penggerak utama aksi 212 di Jakarta yang dilakukan pada Jumat 12 Februari 2017 yang dihadiri sekitar 7 juta orang yang dilakukan secara damai, tak merusak, dan tak mengotori. Tak ada rumput yang patah diinjak dan tak ada remah roti yang tak dibersihkan.

Aksi mobilisasi jutaan orang ini menjadi sangat fenomenal karena dilakukan tanpa publikasi di berbagai media cetak dan elektronik. Yang ada justru berbagai himbauan untuk tak menghadiri aksi yang tak digubris oleh banyak kalangan ummat Islam yang datang menghadiri aksi 212 dari berbagai penjuru Indonesia.  Aksi ini pun bahkan diwarnai dengan aksi heroik dari para Santri Ciamis yang melakukan aksi jalan kaki dari Ciamis ke Jakarta karena berbagai perusahaan bis ditekan oleh pihak kepolisian untuk tidak menyewakan busnya untuk digunakan oleh peserta aksi. Aksi jalan para santri dielu-elukan sepanjang jalan dari Ciamis ke Jakarta.

Warga tumpah ruah menyambut para santi, menyediakan berbagai keperluan yang dibutuhkan mulai dari makanan dan minuman dan bahkan tukang pijat. Banyak yang berurai air mata menyambut kedatangan para santri karena tak bisa ikut serta hadir ke Jakarta karena berbagai kendala yang dihadapi.

Harus diketahui bahwa pembubaran dan pembekuan organisasi di zaman reformasi adalah tidak semudah di periode sebelumnya. Bahkan di periode sebelumnya, hak berorganisasi dan berkumpul telah termaktub dalam konstitusi UUD 1945. Di zaman reformasi, pembubaran organisasi harus dilakukan lewat pengadilan dimana penggugat bisa meminta hakim untuk membubarkan ormas tertentu dengan membawa bukti-bukti yang bisa digunakan sebagai alasan pembubaran ormas.

FPI telah menjadi organisasi nasional dan organisasi besar disamping organisasi Muhammadiyah dan NU yang telah berdiri bahkan sejak Indonesia belum merdeka. Ada jutaan anggota FPI yang terdaftar di berbagai pelosok tanah air dan lebih banyak lagi para simpatisan FPI yang siap bergerak kapanpun jika dibutuhkan. Suka tidak suka FPI telah berakar kuat di masyarakat Indonesia. HRS juga nampaknya sadar bahwa dia selalu menjadi target penguasa sehingga HRS melakukan estafet kepemimpinan FPI yang sekarang ketuanya dijabat oleh Habib Shobri Lubis dan HRS cukup menjadi Imam besar FPI.

Negara tak punya hak membubarkan institusi perkawinan yang hanya mengikat seorang pria dan wanita. Bagaimana negara mau bubarkan sebuah institusi besar yang mengikat jutaan anggota dalam bendera FPI ?

Minggu, 14 Mei 2017

Tragedi Kerusuhan Makasar 1997 disebabkan 1 Orang etnis cina


(Dari tulisan seorang etnis cina di site kaskus)

Saya masih bermukim di kota Makassar ketika kerusuhan itu meletus. Masih di bangku kelas 1 SMA 05 Makassar.
Ketika itu saya akan berangkat ke sekolah, dari kediaman saya di Jl. Sungai Saddang Baru. Saya menunggu hampir 2 jam, tidak ada bus yang datang, saya heran kenapa jalanan sangat lengang. Tak lama sebuah panzer melintas, diiringi letusan senjata. Seorang tentara tiba-tiba menarik lengan saya sambil berkata ; " Pulang, jangan keluar rumah". Saya kemudian balik arah, saya sangat ketakutan sambil terus-menerus bertanya, apa gerangan yang terjadi.
Setiba di rumah, seorang rekanan PLN rekan bokap saya sudah berkumpul bersama keluarganya. Raut wajah mereka sangat ketakutan. Bokap cuma berpesan ; "Jangan bilang-bilang orang, Acung adadi rumah kita".
Saya berusaha cari informasi apa yang telah terjadi. Dari radio RRI akhirnya saya mengetahuinya, Kota Makassar sedang rusuh, penjarahan terjadi di mana-mana. Etnis Cina melawan etnis Bugis Makassar.
Kejadian ini rupanya dipicu akibat terbunuhnya seorang anak dosen IAIN, Anni Mujahidah Rasuna, yang ditebas sebilah pedang oleh Benni seorang anak pengusaha Cina yang menyuplai botol kecap dan saos.
Kronologis kejadiannya sebagai berikut ;
Pemicunya adalah Benny yang terkenal temperamen sering mengancam-ancam golok kepada pribumi yang tidak dia senangi. Tanggal 15 September 1997, dia keluar rumah membawa pedang sambil mengancam seorang pedagang tahu. Pedagang itu kemudian dikejarnya. Tepat di taman Air Mancur Veteran Selatan, dia mengancamsiapa saja yang melintas. Dan nasib malang menimpa seorang bocah perempuan berusia 9 tahun. Anni ditebas hingga tewas oleh Benny.
Benny yang terkenal temperamen itu kemudian pulang setelah membunuh Anny.
Namun, warga sadar diri, sehingga walaupun ketika itu mengganggu Cina dikala itu sama saja bunuh diri. Itu disebabkan saking dekatnya warga Cina yang kaya raya dengan aparat kepolisian.
Namun kasus pembacokan itu menyebar malam itu juga. Berita berhembus sampai ke Gowa, pusat suku Makassar. Kasus pembacokan juga bocor lewat radio hingga ke Maros. Tersentuhlah sentimen kesukuan pribumi.
Apalagi pembacokan tidak ada tindakan hukum oleh aparat. Malam itu juga sekitar pukul 00.00, massa pribumi merangsek ke Jl. Kumala. Benny rupanya punya juga rekan-rekan Cina yang merupakan geng Cina di Veteran Selatan. Namun apa daya, massa pribumi lebih besar. Malam itu Benny terbunuh, 500 orang lebih warga Cina geng benni terluka. Jutaan massa mulai melakukan perusakan rumah-rumah dan toko-toko warga keturunan di Jalan Kumala, Ratulangi, dan sekitarnya. Massa kemudian bergerak ke Jalan Veteran, Penghibur, Nusantara, Timor, Sulawesi, Ahmad Yani dan Jalan Wahidin Sudirohusodo sambil melakukan pengrusakan, pelemparan dan pembakaran terhadap kendaraan dan rumah penduduk Cina. Hapir seluruh rumah penduduk cina habis terbakar.
Aparat yang menjaga rumah-rumah dan pusat pertokoan Cina tidak luput dari amuk massa. Mereka juga ikut diserang karena dianggap ingin membela kelompok cina.
Malam itu Makassar menjadi lautan Api.
Keesokan harinya beredar selebaran bertuliskan lontara ; "Mana siri kita..., Mana Pabbulo Sibatangta...,Accera Sitongka-tongka?, Mana barambang bete-beteta?" . Emosi warga semakin tersulut. Kerusuhan pun meletus selama 1 minggu. Polisi dan tentara tidak sanggup meredakan emosi massa.
Beberapa rumah yang takut dijarah dan dirusak memasang tulisan "milik pribumi" atau sajadah yang ditempel di kaca jendela menjadi pemandangan baru di sana. Bahkan, hotel milik Yusuf Kalla, bos Kalla Grup, memajang tulisan besar "Hotel Ini Milik Haji Kalla". Ada juga yg ini: "Hotel Ini Milik Tanri Abeng/Pemda". Adalagi sebuah tempat karaoke bertuliskan"Ini Milik Kodam".
Kodam 7 Wirabuana meminta tambahan pasukan dari Jakarta. Namun pasukan tambahan cuma bisa mencegah Matahari Dept. Store belaka menjadi sasaran amuk massa. Hari itu menjadi sangat panas, bantuan pasukan TNI dari Jawa justru memicu nyali warga Bugis Makassar untuk semakinamuk. Perintah tembak di tempat ditanggapi panas oleh warga. Warga menantang tentara, waktu itu beredar semboyan ; "1 orang Bugis Makassar ditembak, 4 tentara mati !" . ini semakin kisruh. Akhirnya pasukan ditarik ke Jl. jend Sudirman saja mengamankan aset-aset pemerintahan.
Akhirnya waktu itu jalan terbaik meredakan masalahdan kerusuhan adalah lewat dialog.Warga Bugis Makassar adalah warga yang sebenarnya mudah diajak negosiasi.
Bencana ini menyebabkan kerugian sebesar Rp 117, 5 milyar, 2000 rumah dan toko hancur, 80 mobil rusak, 150 sepeda motor ludes, lima orang tewas, 13 mahasiswa mengalami luka tembak.Kamis 18 September 1997, Pukul 08.00. Warga pribumi dan warga Cina berkumpul di Mapoltabes Ujungpandang.Sementara Panglima Kodam VII Wirabuana Mayor Jenderal Agum Gumelar dan Walikota Ujungpandang Malik B. Masry memberikan pengarahan di depan ratusan warga keturunan di Jalan Penghibur dan Jalan Sulawesi. Acara ini berlangsung di bawah penjagaan ketat.

Catat diatas semoga membawa manfaat terutama untuk kelompok minoritas (etnis cina) diseluruh Indonesia agar pandai-pandailah membawa diri sebab sekalipun kalian dekat dengan aparat namun jika pribumi sudah hilang kesabaran maka yang tersisa pasti hanyalah penyesalan.
Jadikanlah catatan ini sebagai renungan agar kalian disenang oleh pribumi nusantara.
Percayalah...pribumi itu orang yang beradab selama mereka tidak merasa disakiti yakinlah malah merekalah yang akan melindungi kalian. Tapi sebaliknya jika kalian arogan, sombong itu sama saja kalian ingin bunuh diri.

*SEMOGA CERITA INI DAPAT MENJADI INTROSPEKSI BAGI KAUM MINORITAS DI INDONESIA.
JIKA TIDAK INGIN TERULANG LAGI*.
Wassalam

Sabtu, 13 Mei 2017

Ingatlah Adzab Pedih yang akan menimpamu wahai Jendral Tito


Copas.MOH NAUFAL DUNGGIO

*(KETUA LEMBAGA DAKWAH KHUSUS PIMPINAN WILAYAH MUHAMMADIYAH DKI JAKARTA &*
*SEKRETARIS KOMITE DAKWAH KHUSUS MUI PUSAT)*

Tatkala kau tetapkan Ulama kami *HABIBUNA MUHAMMAD RIZIEQ SYIHAB* jadi tersangka maka saat itu pula kau telah menggali *KUBURAN KEHINAAN* dirimu dan keluargamu di dunia dan akhirat.

Banyak di dunia ini contoh-contoh orang yang menghina Ulama akhir hidupnya menderita menuju *SU'UL KHOTIMAH*.
*Menghina Ulama sama aja menghina Nabi MUHAMMAD Shallallahu alaihi wasallam*.

Lihat contoh *SOEKARNO* presiden pertama negeri ini. Diakhir hayatnya mengemis-mengemis minta BUYA HAMKA yang menenjadi IMAM untuk MENYOLATI JENAZAHNYA kalau dia wafat.

Bukankah Soekarno yang memenjarakan Buya HAMKA ...?

Lihatlah *MUSTAFA KEMAL ATTATURK* presiden Turki. Jenazahnya gak bisa diterima bumi (tanah) akhirnya ditaruh diatas bukit dan hanya di tutup dengan batu-batuan karena  tanah tidak mau menerima JASAD yang membunuh banyak Ulama dan sangat anti Arab.

*Di Mesir* juga ada seorang JENDRAL dan anak buahnya pada gila disaat pensiun dikarenakan banyak memenjarakan dan menyiksa Ulama nya yang tidak sefaham dengan mereka.

Di Libya *MOAMAR KHADAFI* akhir umurnya mati dalam keadaan TRAGIS karena semasa berkuasa banyak memenjarakan dan menyiksa para Ulama. Tidak sedikit Ulama dimasa dia mati dalam penjara.

Contoh-contoh ini harusnya jadi bahan pelajaran dan i'tibar bagi para penguasa dimana saja terlebih di negeri ini.

Silahkan kau Jendral cari pasal-passl di KUHP untuk menjerat Habib Rizieq.

Dikala Bambang Tri bikin buku JOKOWI UNDERCOVER kalian bilang itu tidak ilmiah dan jangan dibaca.

Namun dikala TESIS habib Rizieq tentang Hari lahir PANCASILA yang merupakan sebuah karya ilmiah dan lulus dengan nilai CUMLAUDE yang  diuji oleh Doktor-Doktor ternama di Malaysia kalian bilang itu *MELAKUKAN PENGHINAAN KEPADA PANCASILA*.

*Dimana sifat konsistensi anda Jendral ...?*

Buatlah sesukamu Jendral mumpung lagi berkuasa dan senjata ada ditangan kalian.

*INGAT*

Satu RIZIEQ kalian ambil dan kalian tahan bahkan kalian bunuh sekalipun ... *GHIRAH PERJUANGAN* ...
ini tidak bakalan padam.

Akan muncul beribu-beribu bahkan berjuta-berjuta HABIB RIZIEQ di muka bumi tanah pertiwi ini.

Kami BELA ISLAM bukan karena RIZIEQ tapi kami bela Islam karena Allah Subhanahu Wa Ta'ala. *Rizieq boleh Mati tapi ALLAH Shubhanahu Wa Ta'ala tidak pernah mati*.
Camkan itu Jendral.

*Kami akan MELAWAN ketidak adilan ini. Kami tidak akan diam*.

*Lambat atau cepat kami akan melawan. Tunggu saja Jendral.*

Semoga Allah memberikan kita semua umur panjang agar bisa melihat tersiksanya kau Jendral dan Keluargamu di dunia ini, akibat kau menghina Ulama kami.

3 atau 4 tahun lagi kau bakal pensiun. In syaa ALLAH pastikan kau tidak bakal ketemu dengan kita di jalan umum karena pasti saat itu kau tidak punya pengawalan super ketat seperti disaat kau lagi menjabat.

Bila kau bertemu dengan kita-kita ini maka kau akan lihat apa yang akan terjadi sama kau Jendral. Bakal menyesal kau seumur hidupmu.

Wajahmu tidak bakalan kami lupa sampai akhir zaman. Wajah pembenci Ulama kami.

Camkan ini Jendral. Semoga kau cepat sadar dan kembali ke jalan yang benar sebelum ketemu dengan MALIKUL MAUT MALAIKAT IZROIL. Aamiin.

Dari anak bangsa PENCINTA POLRI.

SAVE POLRI dari Jenderal PHOBIA ISLAM

 teruskan broadcast ini agar bisa sampai di baca dengan Jenderal -Jenderal.

Cerita Cinta mukidi kepada Peri Jahat


Mukidi menggila dan Anarkis pecahkan kaca melampiaskan segala Rasa kecewa yang begitu Teramat sangat dalam terhadap pujaan hatinya.

Sang Peri ketakutan berlari menuju kamar mengurung diri Ketakutan hingga gemetar :( 

Mukidi OHH .. mukidi 
Hentikan kegilaanmu 


Cinta tak berbalas memang bisa membuat orang lain melakukan hal yang Aneh bin superLebay 
Mungkin sudah Takdir atau sudah Lelah itu si Mukidi 
#adaAQUA 

Peri said : 
Bodo amatlah .... 



Weka WekA weka cekakak 


Udah ahh .. gtu aj ceritanya 
Lagi malas Nulis :D

Jumat, 12 Mei 2017

We are Muslim Cyber Army


 copas_najwa azqia. 

"Kamilah Cybermuslim"

Dulu 2012 pada saat Pilkada Ibukota, Cybermuslim masih jalan sendiri-sendiri. Netizen muslim masih banyak yang tak peduli hingga Pilkada DKI akhirnya dimenangkan oleh Partai moncong sapi.

Tatkala Pilpres 2014 pun Cybermuslim masih tampak setengah hati, jagoan para ulama pun kembali kalah oleh orang yang sama, yang mencitrakan diri sederhana dan dekat dengan rakyatnya. Alhamdulillah, muslim masih bisa move on ketika jagoannya kalah, tidak sampai kirim bunga ke depan Istana negara, tidak sampai melepas balonku ada lama rupa rupa warnanya, tidak sampai menyalahkan lilin sebanyak sekarang... 

kenapa ???  
Dulu listrik masih murah, jadi belum butuh lilin sebagai alat penerangan 
 #ehhh. Dan yang terpenting, tidak ada demo ini demo itu, aksi ini aksi itu gegara jagoannya kalah Pilpres. Indonesia aman, Polisi dan TNI bisa tidur nyaman.

Eng ing eng... 
lalu muncullah karakter antagonis menjadi Gubernur Ibu Kota, dapat lungsuran jabatan dari sohibnya.  

 Mulailah kekacauan terjadi dimana-mana, ya karena mulut sang Gubernur seperti tidak ada filternya, klimaks dari itu semua adalah penistaan Al-Qur'an di Kepulauan seribu, dst dst. 

 Cybermuslim yang tadinya terpecah, bergerak sendiri-sendiri mulai merapatkan dan meluruskan barisan. Komando ulama hanif menjadi acuan. Semua bergerak, bahkan yang tadinya cuek akhirnya jadi melek. Yang tadinya gaptek jadi hitech. 

 Semua demi membela Kitab Suci Al-Qur'an (bukan Alkitab ya) yang sangat dicintai.

Apa yang terjadi....WARBIYASAHHH !
 Aksi-Aksi Bela Islam tidak pernah sepi. Siapa yang menyebar undangan ? Para Cybermuslim !!! 

Yang paling fenomenal tentunya Aksi 212. 
Siapa yang mampu mengumpulkan 7 juta manusia ??? Yang jelas itu kehendak Allah, seruan ulama dan pelakon utama penggalangan Aksi Terbesar di Dunia ini adalah para Cybermuslim !!! 

 Aksi damai, tertib, bersih, syahdu, khusyu, menggetarkan siapapun yang ada disana
 ini tercatat dalam sejarah Islam dunia sebagai SHOLAT JUM'AT TERBESAR DI DUNIA !!! 

Lalu Pilkada Ibukota negara mayoritas muslim terbesar di dunia pun berhasil dimenangkan oleh jagoan Ummat Islam. 

 Saya teramat yakin peran Cybermuslim amat sangat besar dalam kemenangan ini. Pilkada DKI sudah seperti Pilpres yang melibatkan Cybermuslim seluruh Indonesia bahkan dunia.

Musuh-musuh Islam mulai ketar-ketir. Komunis, Syiah, Liberal, aliran sesat yang tadinya anteng-anteng dalam perlindungan kekuasaan mulai kebakaran kumis. 

Gerakan Cybermuslim begitu masif dan solid. Tidak bisa dipecah belah walau dihantam banyak berita hoax yang menyudutkan ulama dan ummat Islam.

Kenapa Cybermuslim
 sehebat ini ??? 
Sebesar ini ???
 Sekompak ini ??? 

Siapa yang menggaji mereka ??? Dimana Kantor pusatnya ???---

Cybermuslim hebat karena melakukan semua Lillahita'ala, 

bukan karena motivasi dunia. Cybermuslim yakin Allah yang akan menggajinya, jika tidak dunia pasti di akhirat kelak. Cybermuslim solid dan kompak karena patuh kepada seruan Ulama Hanif...Gurunda Habib Rizieq Syihab, Ustadz Arifin Ilham, Ustadz Bachtiar Natsir, Aa Gym dkk adalah ulama yang selalu 

Cybermuslim tunggu komandonya.
 Ya...bergerak hanya dengan satu komando !

Lalu siapakah sebenarnya Cybermuslim itu ??? 

Itulah kita semua, muslim netizen yang tergerak hatinya untuk membela agama dan bangsanya. 

Ya..pasukan kami terdiri dari Cybermuslim Laki2, Perempuan (Cyberdaster,Cybergamis dll), remaja, bahkan orang-orangtua yang dulunya gaptek kini mempersenjatai dirinya dengan smartphone dan amunisi kuota internet agar bisa berkontribusi dalam Jihad Medsos yang digaungkan para Ulama pemimpin kita.

Ya...perjuangan ini masih panjang. Apa target utama Cybermuslim ??? 

Kejayaaan ummat Islam dalam bingkai NKRI. 
Kita cinta Islam,
 kita cinta NKRI,
 kita mendukung kebhinekaan, kita sangat bertoleransi,
 kita menghormati saudara-saudara non muslim yang tidak mengganggu.

 Mari kita hidup berdampingan, saling menghargai dan tidak mencampuri wilayah privasi agama masing-masing. 

 Lakum diinukum waliyadin. 


Saya bangga jadi Cybermuslim...
Bagaimana dengan anda??? 

Salam MCA 
#KamiBersamaHRS
...

Kamis, 11 Mei 2017

Strategi Balas Dendam Cukong dan Campur Tangan Asing bebaskan Ahok

Makar Mereka 👇 Pasti Tumbang....!!!✊

*#copas*
Sebagai seorang praktisi Media Strategis, saya terbiasa menyusun strategi dalam bentuk algoritma dan narasi deskriptif (seperti story telling).
Sepekan terakhir, saya berusaha membaca aksi pendukung Ahok yang dilakukan dengan sangat terstruktur dan terorganisir menggunakan metode narasi yang biasa saya gunakan untuk menyusun strategi media..
 Setelah berdiskusi dengan beberapa pakar, observasi, serta mengumpulkan informasi dan data yang cukup, saya memutuskan untuk menuliskannya.

Narasi strategi periklanan atau pemasaran produk biasanya sangat sederhana, berbeda dengan narasi strategi politik. Unsur dalam narasi strategi politik lebih kompleks karena melibatkan banyak pihak, kepentingan, dan sarat akan friksi (kesenjangan antara ekspektasi dan realitas lapangan).

Melalui pola peristiwa yang terjadi, saya menemukan setidaknya ada 4 tahap strategy yang digunakan oleh Tim Ahok yang ditujukan untuk membebaskan Ahok.

Saya merangkum strategi tersebut:

Mendominasi Perhatian dan Emosi Seluruh Masyarakat

Tanpa di nasionalisasi secara sengaja, peristiwa Ahok telah mendominasi hampir seluruh perhatian masyarakat Indonesia. Itu artinya, medan pertempuran politik antara Pendukung Ahok dan masyarakat Indonesia (saya sengaja gunakan terma masyarakat Indonesia) beralih dari pertempuran lokal DKI Jakarta menuju pertempuran skala nasional.

Medan tempur nasional tentu harus dihadapi dengan strategi tempur nasional. Tim Ahok menyadari ini.

 Kita sudah melihat 'pertempuran nasional' melalui aksi balas aksi yang terjadi di akhir tahun 2016 lalu.

Elit yang terpolar dan diperparah dengan media yang terpolar menciptakan masyarakat yang semakin terpolar pula.

Sebelum beranjak menuju strategi berikutnya, Tim Ahok lebih dahulu masuk kedalam relung emosi masyarakat Indonesia.
Ini Dalam upaya mendominasi emosi publik, telah banyak sekali manuver berisi pesan emosi yang dilancarkan oleh Tim Ahok dan ditayangkan kepada publik: kemarahan Ahok di Balai Kota, tangis di persidangan, saudara tiri Ahok, tangis pendukung Ahok, kisah keluarga Ahok, dan segala yang membangkitkan emosi publik.

 Dalam psikologi, pesan emosi terpatri dalam memori jangka panjang dan lebih mendominasi kesadaran.
Emosi tersebut nantinya akan diaktifkan dan dimanipulasi dengan strategi lainnya.

Strategi Polaritas: Polarisasi Masyarakat Indonesia

Upaya polarisasi adalah upaya yang sengaja dilakukan oleh Tim Ahok.
 Hal ini sudah dilakukan sejak sebelum Pilkada. Namun, akhirnya polarisasi Tim Ahok ini justru sangat ekstrem, mirip seperti polarisasi yang dilakukan oleh George Bush melalui propaganda perang melawan teroris.
 Bush menggaungkan 'Anda bersama Kami atau Anda bersama Teroris' melali berbagai saluran media. .

Tim Ahok juga melakukan hal serupa. Awalnya, Ahok digambarkan sebagai sosok representasi Bhinneka Tunggal Ika, kemudiam Tim Ahok menggaungkan 'Anda bersama Kami, atau Anda bersama orang-orang radikal, anti kebhinnekaan, anti pancasila, anti NKRI dan sebagainya.

Berbagai instrumen digunakan untuk melancarkan strategi polarisasi ini, mulai dari kampanye sosial media, hingga iklan di media mainstream yang ditayangkan beberapa waktu sebelum Pilkada, yang menuai kontroversi dari masyarakat Muslim.

Pertanyaannya, mengapa diperlukan polarisasi?

Pertama, polarisasi dilakukan untuk menyedot massa mengambang, yang belum bersikap atas kasus Ahok sehingga mereka mau bersikap dan mendukung Ahok.

 Persis seperti strategi Tatcher pada pemilu Inggris tahun 1979. Kedua, membuat ragu massa lawan dengan merusak citra lawan.

Lawan yang dipropagandakan sebagai anti bhinneka, anti pancasila dan sebagainya, akan mendapatkan citra negatif.

Strategi Politik Simbol dan Pseudo Event

Presiden Jokowi adalah pakarnya politik simbol. Ketika berkunjung ke kediaman Prabowo pada Oktober 2016 lalu, di akhir pertemuannya Jokowi meminta Prabowo untuk bertemu wartawan dengan menaiki kuda. Prabowo khawatir, namun tak kuasa menolak. Alhasil, Jokowi menemui wartawan dengan kuda. Setelah itu, Jokowi juga melakukan roadshow ke markas TNI dan kepolisian. Strategi ini juga diadopsi oleh Tim Ahok.

Semua sudah direncanakan oleh Tim Ahok:
Menemui Raja Salman, naik satu mobil dengan Presiden Jokowi, meresmikan Masjid Daan Mogot, dipeluk dengan tangisan oleh saudara tiri yang Muslim, dan sebagainya.

Konstruksi realitas dari simbol tersebut sangat jelas:
Ahok juga pro-Islam, Ahok tidak bersalah, dan Ahok berkuasa.

Lalu, untuk apa semua simbol itu?

Tentu saja mendapatkan simpati rakyat. Kesan semu menipu yang dihasilkan oleh peristiwa simbolik seperti itu,
 ditambah dengan framing media, harapannya membuat rakyat simpati pada Ahok.

Awalnya, saya menduga dagelan simbol ini akan berakhir setelah Pilkada usai.

Namun, kenyataannya tidak demikian. Simbol baru direkayasa untuk mempertahankan legitimasi dan citra Ahok. Bunga karangan, lilin, bunga mawar, tugu keadilan hingga badut Balai Kota,

semuanya hanya simbol untuk menarik perhatian, simpati dan membangun opini bahwa Ahok tidak bersalah.

Perhatian siapa?

Perhatian masyarakat Indonesia dan perhatian komunitas Internasional.

Tim Ahok ingin memperluas medan pertempurannya menjadi pertempuran tingkat nasional (saya bahas dalam poin berikutnya).

Setelah simbol, strategi berikutnya adalah pseudo-event atau acara palsu/semu yang direkayasa untuk mengundang perhatian media dan mengkonstruksi realitas baru.

Hamp ir sama dengan politik simbol, namun yang ini lebih berbahaya. Para pemasar, termasuk saya, menggunakan ini untuk mendapatkan pemberitaan, mengiklankan secara gratis dan menjual barang.

 Dalam dunia pemasaran, para pemasar merekayasa instrumen pseudo event seperti konferensi pers, 'bocoran' produk, 'demo' produk, dan sebagainya.

Tim Ahok melakukan pseudo event dengan berbagai instrumen rekayasa: antrean pendukung Ahok yang mengular di Balai Kota, tangisan pendukung Ahok, saudara tiri Ahok, rekayasa perusakan karangan bunga, aksi massa pendukung Ahok saat dan pasca sidang Ahok, yang masih bertahan hingga tadi malam (10/5), aksi lilin di berbagai daerah, paduan suara di Balai Kota, hingga pengumpulan 1 juta KTP untuk menangguhkan penahanan Ahok. Tujuannya sama: Mendapat ekspos media, menyebar opini Ahok tidak bersalah, hingga mengkonstruksi realita palsu (pseudo reality)
dalam benak publik bahwa Ahok masih didukung, diharapkan dan mendapat legitimasi dari masyarakat.

Dari Festivalisasi Menuju Internasionalisasi

Hukum demokrasi adalah:
Rakyat memegang kekuasaan tertinggi.

 Saya menyadari betapa sulit posisi Ahok dan Timnya saat ini untuk melepaskan Ahok dari jerat hukum, meskipun Ahok di back up oleh penguasa sekalipun.

Namun, setelah mengerahkan seluruh daya dan upaya untuk melakukan strategi polarisasi, politik simbol, pseudo event dan strategi lainnya, kini Tim Ahok menyadari bahwa untuk membebaskan Ahok memerlukan daya upaya yang lebih besar daripada sekadar tekanan lokal.

Tekanan internasional adalah jawabannya.

Pertama, Ahok melakukan festivalisasi melalui berbagai instrumen, termasuk aksi lilin yang digelar semalam (10/5) di NTT, Jogja, Manado, Papua, hingga Tugu Proklamasi.

 Merekayasa seakan-akan ada tekanan dari masyarakat berbagai daerah di Indonesia untuk membebaskan Ahok, membuat pemberitaan media dan framing yang dilakukan semakin tajam untuk membebaskan Ahok.

Kedua, isu-isu yang disampaikan melalui politik simbol dan pseudo event tanpa henti yang dilakukan oleh Tim Ahok diarahkan secara khusus kepada masyarakat dan komunitas internasional dengan menggambarkan bahwa Ahok adalah minoritas yang diperlakukan secara tidak adil oleh hukum.

Tujuannya, agar masyarakat dan komunitas internasional terlibat dalam pertempuran, sesuai dengan strategi Tim Ahok. Opini dan tekanan dari berbagai komunitas internasional nantinya akan mempengaruhi opini lokal, nasional, hingga kebijakan pemerintah.

Nyatanya, kecaman telah datang dari berbagai negara seperti Belanda dan Inggris, yang terpancing dengan pseudo event, framing pemberitaan media dan LSM yang direkayasa. Bahkan, beberapa pihak diketahui telah menekan PBB agar PBB menekan Indonesia untuk meninjau ulang UU pasal penistaan agama.

Dengan kolaborasi strategi lokal, nasional dan internasional, maka bukan tidak mungkin penangguhan hingga pembebasan Ahok dari jerat hukum akan terwujud.

Namun, friksi yang terjadi selanjutnya, tidak akan ada yang tahu.

=======<<=<<<======

Ayo lawan Mereka di Medsos...
Kita Punya Allah....
Banyak2 beristighfar..!!
Berdoa dan terus bergerak, terus men-tweet, terus sharing di Fb....✊✊

Kamis, 27 April 2017

Aguan setor 220 milyar Rupiah untuk Ahok


Aguan Mengaku Setor 220 Milyar ke Pemda DKI Sebagai Syarat Pekerjaan Reklamasi.
Pendiri Agung Sedayu Group Sugianto Kusuma alias Aguan mengaku perusahaan dimilikinya sudah memberikan Rp 220 miliar kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebagai kewajiban karena menjadi pengembang reklamasi teluk Jakarta.
Hal itu dikatakan Aguan saat menjadi saksi kasus suap mantan Presiden Direktur PT Agung Podomoro Land Ariesman Widjaja dan pegawainya Trinanda Prihantoro yang didakwa menyuap anggota DPRD DKI Jakarta.

“Saya dengar pemerintah zaman Pak Ahok minta kontribusi tambahan, untuk PT KNI (Kapuk Naga Indah), ini tidak ada masalah karena kami sendiri sudah ada PKS (Perjanjian Kerja Sama) sendiri,” kata Aguan dalam sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Rabu (27/7).

Aguan mengaku pada tahun 2016, perusahaannya diminta membayar kontribusi dan sudah membangun jalan dan bangun rusun. Rusun ada 720 unit bersama dengan Agung Podomoro biayanya Rp 180 miliaran.

“Jadi memang sebagian masuk menjadi kewajiban PT Agung Sedayu sedangkan lebihnya masuk ke kontribusi. Kemudian ada kewajiban Agung Sedayu ke pemerintah lagi Rp 40 miliar jadi total ada Rp 220 milirian,” kata Aguan, seperti dikutip Antara.

Aguan menjadi saksi dalam kasus suap mantan Presiden Direktur PT Agung Podomoro Land Ariesman Widjaja dan pegawainya Trinanda Prihantoro yang didakwa menyuap anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai Gerindra Mohamad Sanusi sebesar Rp2 miliar agar mengubah pasal yang mengatur kontribusi tambahan dalam Ranperda tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Strategis Pantai Utara (Pantura) Jakarta (RTRKSP) dari tadinya 15 persen menjadi 15 persen dari 5 persen kontribusi.

Dalam RTRKSP tersebut pemda meminta pengembang reklamasi memberikan kewajiban, kontribusi berupa 5 persen dari luas pulau dan tambahan kontribusi sebesar 15 persen dari nilai jual objek pajak (NJOP) dikali luas lahan yang dapat terjual. Hal ini yang memicu kebuntuan dalam pembahasan antara pemda dan anggota DPRD.

“Payung hukumnya belum ada, yang rusun sementara masuk ke kewajiban, tapi sekarang kan perhitungan kewajiban belum selesai,” ungkap Aguan.

Sedangkan Rp 40 miliar itu menurut Aguan dibangun menjadi untuk infrastruktur. “Rp 180 miliar itu khusus untuk kewajiban tapi ada juga sebagian menjadi kontribusi karena hitungannya belum selesai,” jelas Aguan.

PT KNI menurut Aguan juga tidak keberatan dengan kontribusi tambahan sebesar 15 persen tersebut. “Secara pembicaraan Pak Gubernur dan staf di DKI katanya minta dibuatkan satu tanggul pantai utara, dan kita iyain juga kita ‘commit’, tapi belum dibangun karena mau tunggu payung hukum ,” tambah Aguan.

Dalam kesaksian Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dalam sidang pada Senin (25/7), menyebutkan bahwa tambahan kontribusi itu ditetapkan dengna menggunakan diskresinya sebagai kepala daerah.

“Tambahan kontribusi bisa di awal karena kebijakan itu melekat kepada kami untuk melakukan diskresi. Diskresi ini mendesak karena satu pihak masih diberikan izin dan saya tidak ingin mereka tidak jelas kontribusnya sekaligus mengatur ruang daratan. Kalau tidak ada perjanjian menata ruang daratan pantai kita ‘dikadalin’. Makanya izin harus diberikan lengkap kalau tidak diberikan izin, saya bisa digugat karena menghambat mereka,” kata Ahok.

Pembangunan infrastruktur itu sudah dimulai sejak perjanjian 18 November 2014 antara pemda dan para pengembang. Dalam perkara ini, Ariesman dan Trinanda didakwa berdasarkan pasal 5 ayat 1 huruf a atau pasal 13 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan Atas Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat 1 ke-1 jo pasal 64 ayat 1 KUHP.

Pasal tersebut berisi tentang memberi atau menjanjikan sesuatu kepada pegawai negeri atau penyelenggara negara dengan maksud supaya pegawai negeri atau penyelenggara negara tersebut berbuat atau tidak berbuat sesuatu dalam jabatannya, yang bertentangan dengan kewajibannya dengan ancaman pidana paling singkat 1 tahun dan lama 5 tahun ditambah denda paling sedikit Rp 50 juta dan paling banyak Rp 250 juta

Barisan Puisi Princes Prozen



Yang aku inginkan bukan setangkai bunga, bukan pula seucap kata manismu...

Yang aku ingin hanya setiamu, tak kan pergi tinggalkan aku...

Aku ingin kamu mencintaiku apa adanya,
bukan karena apa yang ku miliki sekarang...

Sebab mungkin aku tidaklah cantik dan tidaklah kaya...

Yang aku punya hanyalah hati dan perasaanku untuk menyayangimu...

Aku harap kau tak kan pernah bosan bersamaku..

yang aku tahu.. aku belum sempurna dan aku berharap kaulah yang akan menyempurnakan hidupku...

Semoga kau tak akan permainkan aku dan tak akan menyakiti aku...

Karna inilah aku apa adanya...
Ingin membuatmu bahagia namun tak bisa....

Mungkin sulit bagiku untuk menghapus bayangmu...

Dirimu telah singgah di hatiku untuk slamanya dan tak mampu lagi pergi dari hatiku.
   
         #LOVE
             

Banjir Bunga Kematian Ahok di Balaikota DKI Jakarta

Inilah Tanda-tanda AHOK KAFIR akan segera Tewas dalam kehancurannya,
Banjir Bunga Kematian Ahok Djarot seperti Sampah kebusukan Rezim Kotak-kotak yang menumpuk di Balai Kota JAKARTA
 

Wah ... Banyak papan bunga demo, ada hajatan apa ya ?

 "Turut berduka cita atas meninggalnya Ahok dari direksi dan staff Pt. Hudah Huduh.

#AyoPenjarakanAhok 
Ayoo Share 
#salamMCA

Selasa, 25 April 2017

Istri Kabur pergi entah kemana


Meski ditinggal Kabur istri tercinta, namun tidak mematahkan semangat untuk membesarkan 2 anak nya.

Karena Hidup adalah Perjuangan 
Begitulah filosofi yang ia yakini untuk terus jalani hidup ini walaupun istri tercinta pergi dengan Laki-laki yang lain . 
Kini ia telah tegar dengan kehidupan yg baru bisa sebagai Pengusaha Konveksi  

Dan kini ia selalu terlihat lebih bersemangat untuk memperbaiki kehidupan di masa lalu 

Kamis, 20 April 2017

GEGER !!! Dibalik Cerita Tuntutan JPU untuk Ahok

Babak Drama Keji Rezim Kotak-kotak

Rakyat kembali di pertontonkan dengan Bobroknya Hukum di Negara ini
Dengan mudahnya menciderai Rasa Keadilan
Betapa Buruknya perangkat Hukum di Indonesia

Tuntutan JPU terhadap Ahok dengan hukuman 1 tahun penjara dan masa percobaan bila selama 2 tahun Terdakwa Ahok tidak melakukan tindak pidana maka otomatis Ahok Bebas tanpa harus mendekam di dalam kamar Jeruji besi


Selanjutnya selama 6 Bulan sisa jabatannya akan menguras Habis dana APBD DKI Jakarta. Agar Anies dan Sandi tidak memiliki saldo Anggaran APBD 2017

Kabarnya Ahok akan dijadikan staff kementrian yang berhubungan langsung dengan kebijakan melanjutkan proyek Reklamasi, maka program kerja ASA yaitu "tolak reklamasi" akan Gagal Total.

kemudian Ahok dipersiapkan menuju RI 2 pilpres 2019

Perlu kita pahami bahwa AHOK adalah boneka politik Komunis yang dengan segala cara akan dilakukan untuk menghancurkan pribumi dari Bumi NKRI

Perjuangan belum berakhir
Tetaplah berdoa dan ber amal sholeh sesuai  Petunjuk Al Quran dan al Hadits.

Yakinlah pada kekuatan tak terlihat  yang lebih besar yaitu doa-doa kita semoga selalu di Ridhoi Allah dalam berjuang mempertahankan keutuhan NKRI.

Hasbunallah wa nimal wakil nimal Maula wanimanashir


Senin, 17 April 2017

Selamatkan Jakarta dari Cengkraman 9 Babi Penghianat NKRI


Ini adalah tulisan Bpk. Hadi Supeno calon Bupati Banjarnegara di Jawa-tengah   yg gagal karena adanya kecurangan masif pada pilkada 2017.
.

AHOK BISA MENANG
.

Kebangkitan masyarakat Tionghoa di Indonesia itu nyata, bukan sebuah phobia. Saya telah merasakannya. Pilkada Banjarnegara dimenangkan oleh WNI keturunan China. Dia bukan siapa2 kecuali seorang WNI keturunan yang kaya raya dg background seorang pemborong infrastruktur sukses.
2011 kami berhasil menang.
2017 kami gagal.
Sebabnya Yg kami lawan bukan hanya dia seorang yg didukung Golkar, Demokrat dan P3 Rommy. Solidaritas Tionghoa luar biasa. 90 persen etnis Tionghoa mendukungnya dengan segala yg dimiliki. Tionghoa Jakarta turun mengeroyok kami : Anton Medan, Hary Tanu, dan banyak Taipan kerahkan kekuatan untuk sebuah kabupaten di pedalaman Jawa.
H-10 survey2 dari berbagai lembaga, saya masih unggul. Tapi setelahnya hujan uang tak terbendung. Sekuat-kuat kami, rakyat yg miskin dan lemah pemahaman kepemimpinan, goyah oleh uang Rp 100 ribu hingga Rp 300 ribu per orang. Bahkan Ketua RT mencapai Rp 500 ribu. Dari 600 ribu pemilih, lawan saya siapkan 450 ribu amplop untuk disebar, belum termasuk untuk kader. Ini bukan kira2, tapi atas pengakuan ybs kepada saya bbrpa hari pasca Pilkada.
Anehnya tak satu pun yang bisa dipersoalkan. Semua laporan ke Panwas tidak diproses. OTT pun semua mental di meja aparat hukum. Semua diberi, semua terbeli....
Ketua FPI Banjarnegara yg mencoba melakukan perlawanan justru dipolisikan. Semua diberi, semua dibeli.

Anies-Sandi di Jakarta harus menang. Tapi lakon Banjarnegara jangan terulang :
1). Puas dengan hasil survey
2). Membiarkan politik uang
3). Rendahnya solidaritas pribumi/umat Islam.

Maka Ahok akan menang jika kita hanya berhenti nggrundel dan maki2 main asal share postingan hoax di Medsos. Ingat, untuk menang di Jakarta cukup membeli 4 juta pemilih X Rp 1 juta per pemilih. Jika untuk kabupaten "kecil" Banjarnegara berani beli Rp 50 milyar, untuk ibukota berapapun akan dilakukan. Maka lakukan sekarang juga : telpon, sms, WA, Line, dsb saudara, teman lama, kenalan dsb. yang ada di Jakarta. Pastikan mereka melakukan gerakan, jaga lingkungan, lakukan perlawanan untuk menangkan Anies-Sandi....

*Tanpa gerakan masif dan solidaritas kuat, jangan kaget Ahok bisa menang.
*Saya bukan seorang rasis. Saya bersahabat baik dengan orang2 Tionghoa.

Tapi ini soal kebangkitan etnis, ini soal masa depan sebuah bangsa yang berwatak ekspansionis : manusia dan kultur.

Prakiraan Bupatinisasi China, lalu Gubernur, dan akhirnya Presiden bukan spekulasi, bukan sebuah phobia. Dengan serius mereka katakan pada saya : kami akan kembalikan tahta kekuasaan jika orang pribumi sudah siap Lakukan yg konkret sekarang kawan! : Telpon, sms, WA, kepada kawan atau saudara, atau datang fisik ke Jakarta, bantu dan pastikan Anies-Sandi menang.
Walaupun kalah, Saya telah berjihad melakukannya. Kapan lagi anda juga? Inilah saatnya. Jakarta akan membuktikannya. Tanpa itu, kita akan menyesal selamanya!
Wassalam

*Titip Jakarta sahabatku semua* 

.
PERUSAKAN HUKUM & EKONOMI
إِنَّا لِلَّــــهِ وَإِنَّا إِلَــــيْهِ رَاجِــــــعُوْنَ
PRESIDEN RESMI CABUT SEMUA PERDA BERNUANSA ISLAMI Seolah tidak mempedulikan hak otonomi, Jokowi resmi mencabut 3.143 perda termasuk perda miras dan semua yang mengandung unsur keislaman. Di antaranya adalah himbauan berbusana islami pegawai yang beragama Islam. Wakil Ketua Komisi II DPR, Almuzzammil Yusuf menjelaskan, Pemerintah harus mempertimbangkan moralitas, norma, nilai agama, norma masyarakat daerah, dan kondisi generasi masa depan bangsa Indonesia apabila mencabut Perda. Dia menegaskan pentingnya Pemerintah Pusat menghormati hak otonomi daerah bagi Pemerintahan Daerah dalam membentuk peraturan daerah yang dilindungi Konstitusi RI. Lebih jauh lagi, Jokowi enggan mengindahkan mekanisme pencabutan perda yaitu harus melalui kajian terlebih dahulu. Dirinya ngotot mencabut perda sesegera mungkin karena menurutnya kalau menunggu dikaji, setahun bisa-bisa hanya 15 perda yang berhasil dimusnahkan. Salah satu contoh perda yang telah dicabut Jokowi melalui Mendagri Tjahjo Kumolo, dari daerah berpenduduk muslim adalah :

➡Himbauan berbusana muslim kepada kepala dinas pendidikan dan tenaga kerja.
➡Kewajiban memakai jilbab di Cianjur.
➡Pelarangan membuka restoran, warung, rombong dan sejenisnya di bulan ramadhan.
➡Makan dan minum atau merokok di tempat umum pada bulan rhamadan.
➡Kewajiban memakai busana muslim (Jilbab) di Dompu.
➡Kewajiban mengembangkan budaya Islam (MTQ, qosidah, dll)

Sementara itu, tidak satu pun perda DKI yang disentuh. Dan hebatnya jika ada demo dan unjuk rasa, sebesar apa pun terkait dengan penghapusan Perda tersebut, saluran-saluran televisi besar nasional umumnya tidak ada yang menyiarkannya. Sungguh hal tersebut belum pernah terjadi sebelumnya di Indonesia, bahkan pada jaman Orde Baru sekali pun. Betapa saat ini rakyat dikhianati oleh stasiun-stasiun televisi yang tidak transparan. Harap sebarkan di facebook dan jaringan medsos lainnya tentang kedzaliman penguasa yang telah seenaknya mencabut perda yang sejatinya merupakan bentuk aspirasi dan keinginan rakyat daerah.
Semoga Allah menganugerahkan masyarakat Indonesia, pemimpin yang adil, jujur dan enggan disetir asing. "Sesungguhnya di antara seagung-agungnya jihad adalah menyampaikan kalimat yang haq di hadapan penguasa yang zhalim." (HR. At-Tirmidzi)
Ya اللَهَ mau dibawa kemana bangsa ini???
😭😭😭😭😭😭😭
Inilah Perda Bernafaskan Islam yang Dihapus Presiden Jokowi
 -

Sabtu, 15 April 2017

Tausiyah dadakan oleh Ustadz Kemang

Tausiyah Ustadz Kemang





 فَكُلُوا مِمَّا رَزَقَكُمُ اللَّهُ حَلَالًا طَيِّبًا وَاشْكُرُوا نِعْمَةَ اللَّهِ إِنْ كُنْتُمْ إِيَّاهُ تَعْبُدُون



 Maka makanlah (makanan) yang halal lagi baik dari rezki yang telah diberikan Allah kepadamu; dan syukurilah nikmat Allah, jika kamu hanya kepada-Nya saja menyembah (QS. An-Nahl: 114) 


Makanan yg boleh dimakan oleh orang-orang yang beriman harus memiliki 2 standar yaitu: Halalan (Halal), yaitu makanan yang diperoleh melalui cara yang sah menurut syariat (bekerja, milik sendiri, dll). 


Makanan yg tidak halal atau tidak sah menurut syariat contohnya: hasil curian, kejahatan, perampokan, makanan dari suap, korupsi, dll Thoyyiban (Baik), yaitu makanan yang mengandung gizi vitamin bagi kesehatan tubuh 




Hadits-Hadits Tentang Makanan dan Minuman Tiap tubuh yang tumbuh dari (makanan) yang haram maka api neraka lebih utama membakarnya. (HR. Ath-Thabrani) 


Apabila salah seorang di antara kalian makan, hendaklah ia membaca ‘Bismillah’ (dengan menyebut nama Allah). Jika ia lupa membacanya sebelum makan maka ucapkanlah : 


Bismillaahi fii awwalihi wa aakhirihi 



 (HR. Abu Dawud dan At-Tirmidzi) 


Jika salah satu dari kalian makan lalu makanan tersebut jatuh, maka hendaklah ia memungutnya dan membuang kotorannya kemudian memakannya. Jangan ia biarkan makanan itu untuk setan. (HR. At-Tirmidzi) 


Apabila lalat jatuh pada minuman salah seorang dari kalian maka hendaklah ia mencelupkan lalat tersebut kemudian barulah ia buang, sebab di salah satu sayapnya ada penyakit dan di sayap yang lain terdapat penawarnya.  (HR. Bukhari) 


Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam minum sebanyak tiga kali, menyebut nama Allah di awalnya dan memuji Allah di akhirnya. (HR.Ibnu As-Sunni dalam ‘Amalul Yaumi wallailah [472]) 


Apabila Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam minum, beliau bernafas tiga kali. Beliau bersabda, Cara seperti itu lebih segar, lebih nikmat dan lebih mengenyangkan. (HR. Bukhari dan Muslim) 


Apabila salah seorang dari kalian minum, janganlah ia bernafas di dalam gelas. (HR. Bukhari) 


Jika minum susu maka ucapkanlah, Allahumma barik lana fihi wa zidna minhu’ (Ya Allah berkahilah kami pada susu ini dan tambahkanlah untuk kami lebih dari itu) 


karena tidak ada makanan dan minuman yang setara dengan susu. (HR. Al-Baihaqi dalam Syu’abul Iman [5957], dinilai hasan oleh Al-Albani dalam Shahih al-Jami’[381]) 


Apabila kalian minum susu maka berkumur-kumurlah, karena sesungguhnya susu meninggalkan rasa masam pada mulut. (HR. Ibnu Majah [499]) 


Umar Ibnu Abi Salamah radhiyallahu’anhuma berkata, “Saya dulu adalah seorang bocah kecil yang ada dalam bimbingan (asuhan) 


Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Tangan saya (kalau makan) 

menjelajah semua bagian nampan. Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa salam menegur saya, ‘Wahai bocah bacalah bismillah, makanlah dengan tangan kananmu, dan makanlah dari yang terdekat denganmu.’ Maka demikian seterusnya cara makan saya setelah itu.” (HR. Bukhari dan Muslim)